UAS Ekonomi Manajerial 2023 Bunga Putri Ari Wijaya 01221052 Manajemen A- 03
Nama : Bunga Putri Ari Wijaya
NIM : 01221052
Prodi : Manajemen
Email :bungapaw3012@gmail.com
UAS Ekonomi Manajerial A-03 2023
JAWABAN!
1.
Q1 = 120 - 10P 1 = > P1 = 12 - 0,1 Q 1
Q2 = 120 - 20P 2 = > P2 = 6 – 0,05 Q 2
TR = P.Q = > TR1 = P1.Q1
= (12 – 0,1 Q 1) (Q2)
= 12 Q1 – 0,1Q2
= > TR2 = P1.Q1
= (6 – 0,05 Q 2) (Q2)
= 6 Q2 – 0,05Q2
= 90 + 2(Q1 + Q2)
= TR1 + TR2 – TC
= (12 Q1 – 0,01Q2) + (6 Q22 – 0,05Q 2) – (90 + 2(Q 1 + Q2))
= 12 Q1 - 0,1Q2 + 6 Q2 - 0,05Q2 – 90 – 2Q 1 – 2Q2
dII/dQ1 = 12 – 0,2Q 1 – 2 = 0
0,2Q1 = 12 – 2
Q1 = 10/0,2
= 50
dII/dQ2 = 6 – 0,1Q 2 – 2 = 0
0,1Q2 = 6 – 2
Q1 = 4/0,1
= 40
d2II1/dQ1 = - 0,2 < 0, max
d2II2/dQ2 = - 0,1 < 0, max
Perusahaan menjual pada Q1 = 50 dan Q2 = 40
P1 = 12 – 0,1 Q 1 = > Q1 = 50
= 12 – 0,1(50)
= 12 -5
= 7
P2 = 6 – 0,05 Q 2 = > Q1 = 40
= 6 – 0,05(40)
= 6 – 2
= 4
Π = 12 Q1 – 0,1Q 12 + 6 Q2 – 0,05Q 22 – 90 – 2Q 1 – 2Q2
= 12(50) – 0,1(50)2 + 6(40) – 0,05(40)2 – 90 – 2(50) – 2(50) – 2(40)
= 240
Perusahaan menjual pada harga pasar 1 P1 = 7 dan P2 = 4
Keuntungan : 240
Jika tidak terjadi diskriminasi harga :
Q = Q1 + Q2
Q = 120 – 10P + 120 – 120P
Q = 240 – 30P
P = 8 – 0,0333Q
TR = P*Q
= (8 – 0,333Q)
= 8Q – 0,0333Q2 – (90 + 2Q)
= 8Q – 0,0333Q2 – 90 – 2Q
dΠ/dQ = 8 – 0,0666Q – 2
0,0667 = 6
Q = 6/0,0667
Q = 89,96 = 90
d2Π/dQ = -0,0667<0 = > max
Qmax pada saat Q = 90
P = 8- 0,0333Q
= 8 – 0,0333(90)
= 5
Π = 8Q – 0,0333Q2 – 90 – 2Q
= 8(90) – 0,0333(90)2 – 90 – 2(90)
= 720 – 269,73 – 90 – 180
= 180
2.
Q1 = 120 – 10P 1 = > P1 = 12 – 0,1 Q 1
Q1 = 120 – 20P 2 = > P2 = 6 – 0,05 Q 2
TR = P.Q => TR1 = P1.Q1
= (12 – 0,1 Q 1) (Q1)
= 12 Q1 – 0,1Q2
=> TR2 = P1.Q1
= (6 – 0,05 Q 2) (Q2)
= 6 Q2 – 0,05Q2
TC = 90 + 4(Q1 – Q2)
II = TR1 + TR2 – TC
= (12 Q1 – 0,1Q 2) + (6 Q2 – 0,05Q 2) – (90 +4(Q 1 + Q2 ))
= 12 Q1 – 0,1Q 2 + 6 Q2 – 0,05Q2 – 90 – 4Q 1 + 4Q2
dII /dQ1 = 12 – 0,2Q 1 – 4 = 0
0,2Q1 = 12 – 4
Q1 = 8/0,2
= 40
dII /dQ1 = 12 – 0,1Q 2 – 4 = 0
0,2Q1 = 6 – 4
Q1 = 2/0,1
= 20
d2II1/dQ1 = - 0,2 < 0, max
d2II2/dQ2 = - 0,1 < 0, max
Perusahaan menjual pada Q1 = 40 dan Q2 = 20
P1 = 12 – 0,1 Q 1 = > Q1 = 40
= 12 – 0,1(40)
= 12 - 4
= 8
P2 = 6 – 0,05 Q 2 = > Q1 = 20
= 6 – 0,05(20)
= 6 – 1
= 5
Π = 12 Q1 – 0,1Q 12 + 6 Q2 – 0,05Q 22 – 90 – 2Q 1 – 2Q2
= 12(40) – 0,1(40)2 + 6(20) – 0,05(20)2 – 90 – 2(40) – 2(20) – 2(20)
= 210
Perusahaan menjual pada harga pasar 1 P1 = 8 dan P2 = 5
Keuntungan : 210
Jika tidak terjadi diskriminasi harga :
Q = Q1 + Q2
Q = 120 – 10P + 120 – 120P
Q = 240 – 30P
P = 8 – 0,0333Q
TR = P*Q
= (8 – 0,333Q) (Q)
= 8Q – 0,0333Q2
Π = TR – TC
= 8Q – 0,0333Q2 – (90 + 4Q)
= 8Q – 0,0333Q2 – 90 - 4Q
dΠ/dQ = 8 – 0,0666Q – 4
0,0667 = 4
Q = 4/0,0667
Q = 59,98 = 60
d2Π/dQ = -0,0667<0 = > max
Qmax pada saat Q = 60
P = 8- 0,0333Q
= 8 – 0,0333(60)
= 6
Π = 8Q – 0,0333Q2 – 90 – 2Q
= 8(60) – 0,0333(60)2 – 90 – 2(60)
= 480 – 119,88 – 90 – 240
= 30
3.
PROYEK A PROYEK B
Probalitas Arus Kas Probalitas Arus Kas
0,03 4.000 0,30 3.000
0,40 5.000 0,40 5.000
0,30 6.000 0,30 7.000
Dri kedua proyek diatas maka PROYEK B lebih berisiko dibandingkan PROYEK A, maka lebih baik memilih PROYEK A
4.
a. NPV = t=1Σ4Rt/(1+k)t - Co
= 700.000/(1 + 0,15)4 – 1.000.000
= 700.000 (2,8550) – 1.000.000
= 1.998.500 – 1.000.000
= 998.500
b. jika nilai yang sepadan adalah 500.000
= 500.000/7.000.000
= 0,7
NPV = t=1Σ4Rt/(1+k)t - Co
= (0,7)700.000/(1 + 0,15)4 - 1.000.000
= 490.000 (2,8550) – 1.000.000
= 1.398.950 – 1.000.000
= 398.950
5.
NPV coba-coba dengan diskon rate 28%
NPV = t=1Σ4Rt/(1+k)t - Co
= 700.000/(1 + 0,28)4 – 1.000.000
= 700.000 (2,2410) – 1.000.000
= 1.5688.700 – 1.000.000
= 5688.700
r = P1 – C1 (P2 – P1 / C2 – C1) =>
= P = Diskon rate c = NPV
= 15 – 998.500 (13/ -429.800)
= 15 – 998.500 (-0,000030)
= 15 + 30,20
= 45,20%
6. Q = 100 – P => 100 – Q
a. Q max
TR = P.Q => TR = P.Q
= (100 – Q) (Q)
= 100Q – Q2
TR max pada saat TR = 0
TR = 100Q – Q2
dTR/dQ = 100 – 2Q - = 0
2Q = 100
Q = 100/2
Q max = 50
Q max adalah 50
b. TR max
TR = 100Q – Q2
= 100(50) (50)2
= 5.000 – 2.500 = 2.500
c. Π max
dΠ/dQ = 100Q – Q2 – 70 2Q
= 98Q – Q2 – 70
= 98 – 2Q = 0
2Q = 98
Q = 49
Π max = TR – TC
= 100Q – Q2 – (70 +2Q)
= 100Q – Q2 – 70 – 2Q
= 100(49)2 – 70 – 2(49)
= 4.900 – 2.401 – 70 – 98
= 2.331
d. Q jika II = 85
Π = 85 = 100Q - Q2 – 70 – 2Q
= 98Q – Q2 – 70 - 85
= 98 – 2Q - 5
2Q = 93
Q = 46,5
7. Pasar adalah pertemuan atau tempat dimana penjual dan pembeli bertemu secara potensial
Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilakn, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidak keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklam dalam kegian industri. Adanya persaingan dimana penjual dan pembeli bertinteraksi.
1. Pasar persaingan semperna contoh : bursa saham
Adalah bentuk pasar dimana :
a. Banyak terdapat pembeli dan penjual suatu produk, masing-masing terlalu kecil untuk mempengaruhi suatu produk
b. Produknya bersifat homogen
c. Terdapat mobilitas sumber daya yang sempurna
d. Agen ekonomi memiliki pengetahuan yang sempurna tentang kondisi pasar
Cirinya :
- Banyaknya penjual dalam satu produk
- Harga ditentukan oleh konsumen
- Barang bersifat homogen
- Terdapat mobilitas sumber daya yang sempurna
- Mudah masuk pasar
2. Pasar Monopoli
Adalah bentuk pasar dimana hanya terdapat satu perusahaan yang menjual sebuah produk yang tidak memiliki substitusi dekat. Perusahaan baru sangat sulit bahkan tidak mungkin masuk kedalam industri ini.
Cirinya :
- Hanya terdapat satu perusahaan
- Sulit untuk masuk pasar
- Terjadi karena sumber daya yang tidak dimiliki perusahaan lain
3. Persaingan Monopolistik
Mengacu pada kasus dimana terdapat banyak penjual produk yang terdifeensiasi dan perusahaan-perusahaan cukup mudah keluar dan masuk ke dalam industri jangka panjang.
Cirinya :
- Banyak produk yang dijual
- Mudah masuk pasar
- Banyak penjual
4.Pasar Oligopoli
Adalah kasus ketika terdapat sedikit penjual sebuah produk yang homogen atauun terdiferensiai. Meskipun kemungkinan selalu ada bagi perusahaan baru untuk masuk ke dalam industri ini, untuk melakukannya tidaklah mudah.
Cirinya :
- Tidak terlalu banyak penjual tetapi lebih dari satu perusahaan
- Mudah masuk padar tidak semudah pasar persaingan sempurna
Diskriminasi Harga/ Penetapan Harga Pasar :
Diskriminasi harga : mengacu pada penentuan harga yang berbeda - beda, pada kuantitas yang berbeda pada sebuah produk, pada waktu yang berbeda untuk setiap pelanggan yang berbeda, atau pasar yang berbeda, tetapi bukan berdasarkan perbedaan biaya.
Contoh :
1. Penentuan harga oleh perusahaan telepon, tarif lebih tinggi pada jam - jam sibuk, tarif lebih tinggi untuk bisnis daripada rumah tangga
2. penentuan harga oleh perusahaan energi (PLN, PGN) harga rendah untuk rumah tangga, tinggi untuk kalangan bisnis.
3. penentuan harga menginap di hotel yang lebih murah untuk acara - acara rapat dsb.
Tiga kondisi harus dipenuhi agar dapat menetapkan diskriminasi harga :
1. Perusahaan tersebut harus mempunyai kemampuan mengendalikan harga produk.
2. Elastisitas harga permintaan produk tersebut harus berbeda untuk jumlah produk yang berbeda, pada waktu yang berbeda, untuk kelompok pelanggan yang berbeda atau pasar yan berbeda;
3. Jumlah produk atau jasa tersebut, kapan waktu digunakan atau dikonsumsi, dan kelompok pelanggan harus dapat dipisahkan.
Tiga jenis diskriminasi :
1. Diskriminasi harga tingkat pertama : berkaitan dengan penjualan setiap unit produk secara terpisah da mengenakan harga setinggi mungkin bagi setiap unit produk yang dijual
2. Diskriminasi harga tingkat kedua : mengacu pada penentuan harga per unit yang sama untuk sejumlah atau sekelompok produk tertentu yang dijual kepada setiap pelanggan, kemudian memberikan harga yang lebih murah per unitnya untuk sejumlah atau sekelompok tambahan produk tersebut;
3. Diskriminasi harga tingkat ketiga : mengacu pada penentuan harga yang berbeda - beda untuk produk yang sama dalam pasar yang berbeda, sehingga pendapatan marginal per unit terakhir yang dijual dalam setiap pasar sama dengan biaya marginal untuk menghasilkan produk tersebut
Sumber - sumber biaya :
1. Sumber internal : dari laba ditahan
2. Sumber eksternal : dari kredit/pinjaman dan penjualan saham
Biaya utang (cost of debt) adalah pengembalian yang diminta pemberi pinjaman untuk pinjaman ang mereka berikan kepada perusahaan
Biaya modal ekuitas adalah tingkat pengembalian yang diminta pemegang saham agar mau berinvestasi dalam perusahaan.
Metode - metode/model estimasi biaya modal :
1. Model : Suku bunga bebas risiko (rf) plus premi risiko (rp) yaitu ke = rf + rp
2. Model Penilaian Dividen
3. Model Penetapan Harga Aset Modal (CAPM : Capital Asset Pricing Model )


Komentar
Posting Komentar